https://alwantour.id/


Ramadhan, bulan termulia. Tamu paling istimewa, yang paling dirindukan oleh setiap muslim. Semerbak wanginya, sudah tercium dimana-mana, meski masih beberapa hari lagi kehadirannya. Quote dan meme bernuansa Ramadhan, sudah bertebaran di sosial media.

Sebagaimana orang yang akan kedatangan tamu istimewa, tak pantas rasanya jika kita sambut sekadarnya. Bahkan lazimnya, hati sudah dag dig dug tak karuan, begitu dapat kabar bahwa tamu agung tersebut akan berkunjung, atau bahkan mungkin bermalam di rumah kita.

Pantesnya, kita bersiap diri seelok mungkin, berdandan semanis yang kita bisa. Kita siapkan segala segala yang sekiranya membuat ia nyaman dan bahagia. Kita pikirkan bagaimana caranya ia betah, syukur-syukur memberi respon positif atas ‘pelayanan’ kita.

Berikut, beberapa hal yang bisa kita persiapkan, dalam rangka menyambut kehadiran Tamu Agung kita, Bulan Ramadhan.

1. PERBANYAK BERDOA
Manfaatkan waktu-waktu, kondisi dan tempat-tempat mustajabnya doa.
Segala yang kita lakukan, termasuk aktivitas ibadah, tak lepas dari karunia dan pertolongan Allah. Mohonlah agar diberi kesehatan, kekuatan, kekhusyukan dan keberkahan pada badan kita, sehingga nanti bisa menjalankan ibadah Ramadhan, dengan sebaik-baiknya. Mintalah agar bisa lulus dengan hasil yang lebih baik dari Ramadhan-ramadhan sebelumnya. Karena, siapa tahu pada Ramadhan selanjutnya, Allah sudah mencabut nyawa kita.
“Dulu para sahabat, selama enam bulan sebelum datang Ramadhan, mereka berdoa agar Allah mempertemukan mereka dengan bulan Ramadhan. Kemudian, selama enam bulan sesudah Ramadhan, berdoa agar Allah menerima amal mereka selama bulan Ramadhan.” (Lathaif Al-Ma’arif, hlm. 264)

2. BANYAK ISTIGHFAR & TAUBAT
Manusia adalah tempatnya salah dan lupa. Dosa dan maksiat, mengotori dan membekaskan noda di hati.
Agar performa hati dan iman bisa maksimal, sehingga kinerja dan akselerasi saat menjalankan ibadah Ramadhan jadi nyaman dan ringan, aneka kerak dan kotoran perusak itu harus sering kita bersihkan.
Sebagai muslim, cara terbaik membersihkan noda dosa dan kesalahan, adalah dengan bertaubat. Dan memang, sebaik-baik orang yang berbuat dosa adalah yang bertaubat.
“Orang yang bertaubat dari satu perbuatan dosa, seperti orang yang tidak melakukan dosa itu.” (HR. Ibn Majah)

3. BERLATIH SEJAK JAUH HARI
Ibadah apapun, terlebih Ramadhan, penuh dengan ujian yang butuh kesabaran. Aneka ibadah di dalamnya banyak butuh kesiapan, yang bisa diupayakan salah satunya, dengan pembiasaan. Amal dan pekerjaan apapun, akan terasa lebih ringan bagi mereka yang sudah biasa melakukan. Dan sebaliknya, akan terasa berat dan bahkan jadi ‘siksaan’ untuk mereka yang apa-apa suka dadakan.
Bagi yang belum biasa tilawah Qur’an, mulai sekarang siapkan waktu khusus untuk merutinkan. Bagi yang suka bangun kesiangan, mari berlatih dari sekarang. Yang omongannya masih tak karuan, ayo belajar ditata pelan-pelan.
Sayang kan, sudah berpayah-payah beribadah, tapi hasilnya tidak sesuai dengan yang diharapkan.

4. JADIKAN MOMEN PERUBAHAN
Selain berlimpah pahala, Ramadhan juga menjanjikan banyak kemudahan. Salah satunya, kabar dari Rasulullah dalam hadits dari sahabat Abu Hurairah,
“Ketika datang Ramadhan, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu.” (HR. Muslim)
Artinya? Peluang untuk menjadi baik, untuk beribadah lebih ringan dan maksimal, peluang beramal lebih diterima, peluang lebar diampuninya dosa, berbarengan dengan ditutupnya ruang bagi setan untuk mengganggu kita. Inilah momen langka yang bisa kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk melakukan perubahan. Kesempatan yang mungkin takkan terulang, untuk menempa diri menjadi lebih baik.

Sebagian ulama mengatakan,
“Waktu setahun itu laksana sebuah pohon. Bulan Rajab adalah waktu menumbuhkan daun, Syaban adalah waktu untuk menumbuhkan dahan, dan Ramadhan adalah bulan memanen, pemanennya adalah kaum mukminin. (Oleh karena itu), mereka yang ‘menghitamkan’ catatan amal mereka hendaklah bergegas ‘memutihkannya’ dengan taubat di bulan-bulan ini, sedang mereka yang telah menyia-nyiakan umurnya dalam kelalaian, hendaklah memanfaatkan sisa umur sebaik-baiknya (dengan mengerjakan ketaatan) di waktu tersebut.”

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Paket Umrah Syawal Ceria?
Atau Paket Keluarga (Bayar 6 Berangkat 7)
Hubungi Saja ….

ALWAN TOUR
Biro Travel & Umrah Pesantren Al-Lu’lu’ Wal Marjan
Jl. Soekarno – Hatta Kawungon, Bumirejo Mungkid Magelang
Telp. 0853 2550 7014 – 08147 66666 14
FB: alwantour.id
IG: alwantour_id
www.alwantour.id

Sudah Siapkah Kita?
Tagged on:                                                         

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *